KOTA BEKASI – Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung biaya seremoni pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kota Bekasi. Meski demikian, seluruh rangkaian pesta olahraga tersebut diarahkan tetap diselenggarakan secara efisien dengan mengutamakan kualitas pertandingan dan prestasi atlet.
Kebijakan itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi bersama para bupati dan wali kota, KONI Jawa Barat, jajaran KONI kabupaten/kota, Sub PB Porprov, serta PB Porprov XV Jabar 2026 di Aula Nonon Sonthanie, Kompleks Pemerintah Kota Bekasi, Jumat sore (4/9/2026).
Dedi menyebut Porprov sebagai ajang bergengsi yang memiliki posisi penting dalam pembinaan olahraga Jawa Barat. Namun, kondisi fiskal pemerintah daerah saat ini dinilai tidak sekuat beberapa tahun sebelumnya sehingga kebutuhan penyelenggaraan harus direncanakan secara cermat.
Anggaran, menurutnya, perlu diarahkan pada kebutuhan utama yang berhubungan dengan pertandingan, kesiapan atlet, dan pencapaian prestasi. Efisiensi tidak boleh menghambat target perolehan medali maupun proses pembinaan atlet potensial menuju Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Yang terpenting adalah target-target potensi kemenangan tercapai, target-target perolehan medali tercapai, kemudian pembinaan atlet Jawa Barat untuk mengikuti PON dapat dimulai sejak pelaksanaan Porprov Jawa Barat,” ujar Dedi.
Dalam pembagian agenda, Kota Bekasi ditetapkan sebagai tuan rumah utama sekaligus lokasi seremoni pembukaan. Sementara itu, seremoni penutupan Porprov XV Jabar 2026 direncanakan berlangsung di Kota Bogor.
Kesiapan sarana pertandingan di Kota Bekasi terus dimatangkan. Sejumlah fasilitas telah tersedia, termasuk gedung olahraga terpadu enam lantai serta lapangan bulu tangkis dan bola voli berstandar internasional.
Venue lainnya masih dalam tahap penyelesaian, meliputi lintasan atletik, trek sepatu roda, lapangan bola basket, dan arena panjat tebing. Lapangan pendamping untuk cabang sepak bola serta arena voli pasir juga turut dipersiapkan.
Untuk memenuhi kebutuhan pertandingan, Pemerintah Kota Bekasi turut menjalin kolaborasi dengan sejumlah pusat perbelanjaan yang memiliki fasilitas olahraga. Koordinasi antara pemerintah provinsi, pemerintah daerah, KONI, dan seluruh unsur kepanitiaan akan terus diperkuat agar Porprov XV Jabar 2026 berlangsung efisien, tertib, dan tetap berorientasi pada prestasi.
