KOTA BEKASI – Perlombaan dan event menjadi salah satu pendorong penting bagi Generasi Z untuk berolahraga. Kecenderungan tersebut menunjukkan bahwa pengalaman mengikuti kegiatan secara langsung memiliki daya tarik dalam membangun kebiasaan latihan generasi muda.

Laporan Year in Sport 2025 dari Strava mencatat Gen Z 75 persen lebih mungkin dibandingkan Gen X menyebut perlombaan atau event sebagai motivasi utama berolahraga. Temuan tersebut berasal dari laporan yang menganalisis miliaran aktivitas serta survei terhadap lebih dari 30.000 responden.

Bagi generasi muda, event dapat memberikan tujuan yang lebih konkret dalam berlatih. Persiapan mengikuti perlombaan berkaitan dengan upaya meningkatkan kemampuan, sementara pelaksanaannya menawarkan pengalaman bertemu peserta lain dan terlibat dalam kegiatan bersama.

Perkembangan komunitas turut memperlihatkan kecenderungan tersebut. Sepanjang 2025, jumlah klub baru di platform Strava hampir meningkat empat kali lipat. Klub lari secara khusus tumbuh 3,5 kali lipat.

Lari menjadi salah satu olahraga yang menonjol dalam laporan itu. Namun, ketertarikan Gen Z tidak terbatas pada aktivitas tersebut. Latihan beban juga memperoleh tempat penting, dengan Gen Z dua kali lebih mungkin dibandingkan Gen X menjadikannya sebagai olahraga utama.

Perubahan pilihan dan motivasi berolahraga perlu diperhatikan dalam pengembangan olahraga daerah. Kegiatan yang menarik bagi generasi muda dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas partisipasi, sebelum sebagian peserta memilih menjalani latihan secara lebih terarah.

Dalam konteks Jawa Barat, Porprov XV Jawa Barat 2026 memiliki relevansi sebagai ajang kompetisi olahraga prestasi. Pertandingan antardaerah menyediakan kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan hasil latihan dan menghadapi persaingan.

Porprov juga dapat menjadi ruang pengenalan berbagai cabang olahraga kepada masyarakat. Kehadiran atlet, pelatih, pembina, dan penonton memungkinkan masyarakat melihat proses serta tuntutan olahraga prestasi melalui pertandingan.

Di Indonesia, riset Populix terhadap 1.030 responden menunjukkan olahraga semakin menjadi bagian dari gaya hidup. Bulu tangkis serta lari atau jogging termasuk kegiatan yang banyak diminati, sementara tenis, pilates, dan padel mendapatkan perhatian terutama di kawasan perkotaan.

Keberagaman tersebut memberi peluang bagi pengelola kegiatan olahraga untuk menjangkau kelompok peserta dengan minat berbeda. Namun, peningkatan minat perlu diikuti fasilitas, pendampingan, serta agenda latihan yang dapat berlangsung secara konsisten.

Daya tarik event dapat membantu menggerakkan partisipasi awal. Untuk kepentingan pembinaan, keterlibatan itu perlu diteruskan melalui klub dan program latihan. Dengan demikian, perhatian terhadap Porprov dapat berkontribusi pada kegiatan olahraga masyarakat yang berlangsung setelah kompetisi berakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *