KOTA BEKASI – Hitung mundur Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 mencapai H-60 pada Selasa (8/9/2026). Memasuki fase tersebut, penyelenggara mempercepat penyelesaian venue, verifikasi peserta, dan sinkronisasi teknis antardaerah.
Porprov XV Jabar dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026 di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok. Kota Bekasi berstatus sebagai tuan rumah utama sekaligus lokasi seremoni pembukaan pada 7 November, sementara acara penutupan direncanakan berlangsung di Bogor.
Waktu efektif persiapan sebenarnya kurang dari 60 hari. Sejumlah pertandingan akan dimulai sebelum seremoni pembukaan, termasuk futsal yang dijadwalkan bergulir pada 28 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, portal resmi Porprov mencatat 95 cabang olahraga dengan lebih dari 1.100 nomor pertandingan. Kota Bekasi mendapat mandat mempertandingkan 47 cabang olahraga di 48 venue. Sebanyak 27 venue berada di wilayah Kota Bekasi, sedangkan 21 lainnya terletak di luar kota untuk menyesuaikan kebutuhan teknis cabang tertentu.
Kesiapan penyelenggaraan telah dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kota Bekasi, Jumat (4/9/2026). Pertemuan itu melibatkan kepala daerah dan jajaran KONI se-Jawa Barat.
Dedi menekankan pentingnya efisiensi penyelenggaraan, kualitas pertandingan, serta pemetaan potensi medali. Porprov tidak hanya menjadi ajang kompetisi daerah, tetapi juga bagian dari pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional.
PB Porprov turut melaksanakan visitasi venue pada 1–3 September dan peninjauan lanjutan pada 7–8 September. Pemeriksaan difokuskan pada arena pertandingan, fasilitas pendukung, aksesibilitas, dan kebutuhan teknis.
Di sisi lain, kontingen dari berbagai daerah mulai meningkatkan intensitas latihan, menggelar uji tanding, serta mematangkan kebutuhan peralatan, penginapan, dan administrasi atlet. Dengan jadwal yang semakin dekat, ketepatan penyelesaian setiap agenda menjadi kunci kelancaran Porprov XV Jabar 2026.
